Showing posts with label hanya berbagi. Show all posts
Showing posts with label hanya berbagi. Show all posts

Friday, September 8, 2017

Motivasi aWZ

Dalam hidup, kita akan terkaget-kaget dengan seabrek peristiwa yang menghampiri kita. Klo peristiwa itu yang menyenangkan, ya...kagetny itu enakkk. Tapi, klo yang datang itu jauhh dari harapan, ya.. ga tau dehh mau ngomong apa, endingny ya mewek especially buat cewek.

Nah, di titik inilah, kita butuh motivasi, khususny dari sisi religi. Dan sekarang ini, dengan pesatnya perkembangan teknologi, sangat mudah buat kita mendapatkanny, cara yang simple ya..bargabungla dengan grup-grup islami yang bertebaran di dunia maya, seperti facebook, whatsapp, instagram, etc.

Selain bisa mendapat hal-hal positip, juga bisa menambah sahabat. Dan pastinya, tiap waktu kita akan selalu disuguhi pemikiran positip yang berimpact pada kebaikan.

Ok. Sekian dulu posting hari ini
Salam,
aWZ
Ig.witri.zaini
Wa 089694361259

READMORE - Motivasi aWZ

Tuesday, November 13, 2012

Aku menulis bukan untuk mengejar komen


Setelah lama tak meng up date posting di blogku, aku telah kehilangan sahabat blogger yang biasa berkomentar di setiap postingku. Agak aneh mulanya, tapi…aku sadar itu konsekuensi yang harus kuterima karena lama absen dari dunia blogging. *_^

Bagi teman bloggerku yang berkunjung ke blogku atau membaca posting-postingku yang ‘sepi komentar’, pasti agak heran.

Kok??

Aku yakin mungkin di benak mereka ada yang bertanya-tanya, kok aku tetap meng up date posting di blogku meski tak ada komentar yang masuk. (Hayo, ngaku…hehehe)

Simple sekali ^_^

Alasannya….

Karena aku menulis bukan untuk mengejar komentar, atau kunjungan. Bagiku menulis adalah pekerjaan hati. Aku melakukannya karena aku menyukainya, tak perduli apakah ada umpan balik atau tidak, tak perduli apakah ada yang menanggapinya atau tidak. Bagiku…dengan menulis aku ada.

Sampai kapan aku akan terus melakukannya..?

Biar waktu yang akan menjawabnya ^-^. Yang pasti aku merasa bahagia berbagi melalui tulisanku, meski sederhana dan pendek aku harap semua yang berkunjung dan membacanya dapat terinspirasi.
READMORE - Aku menulis bukan untuk mengejar komen

Sunday, November 11, 2012

Goresan menjelang tidurku


Mata ini ngantuk, tapi tangan dan hati sepertinya bekerjasama memintaku untuk menulis. Banyak hal yang ingin ku bagi, setelah beberapa waktu tak meng up date blogku, tapi jujur..aku jadi bingung harus nulis yang mana. Maklum..banyak sekali cerita hidup yang aku alami. Berhubung suasana di kamarku dingin, habis hujan plus lagu mellow dari radioku, jadi pengen cerita yang agak melow.

Ok. Aku mulai ya..

Akhir tahun ini banyak sekali kejutan yang kualami. Akhirnya aku dapat menangkap hikmah atas kejadian ‘pahit’ yang aku alami. Dalam pikiranku, Allah ingin aku lebih tegar atas semua peristiwa-peristiwa tersebut.  Makanya Dia menghadirkan kejadian-kejadian tak menyenangkan itu. Sekarang aku bisa tersenyum lagi, meski awalnya aku bersedih.

Makanya sobat, jangan pernah berhenti belajar dalam menjalani hidup ini. Sekali kita berhenti belajar, sama saja dengan mencoba berhenti hidup. Karena hidup ini penuh dengan pembelajaran.

Allah ingin kita selalu kreatif dalam hidup, makanya DIA selalu menghadirkan masalah-masalah dalam hidup kita. Dengan kreatif berpikir, secara tak sadar kita sedang ‘tumbuh’,  mengembangkan diri kita.
READMORE - Goresan menjelang tidurku

Saturday, October 20, 2012

Karena hidup adalah saat ini


Setiap dari kita pasti dihadapkan pada masa lalu, masa kini dan masa depan. Tak bisa dipungkiri bahwa masa lalu itu sulit untuk dilupakan begitu saja, apalagi bila kenangan itu sangat membekas di hati dan pikiran. Tapi, aku pernah denger sebuah kalimat yang bunyinya, lebih kurang begini….
”klo kita berfokus pada masa lalu dan mengkhawatirkan masa depan maka kita tak dapat menikmati hari ini.”
Mm…klo dipikir-pikir benar juga, kita kan hidup di masa ini. Bila masa lalu hanya akan membuat kita semakin terluka, kenapa juga dipikirkan? Klo masa lalu kita banyak sekali kesalahan, kenapa harus disesali? Anggap saja itu adalah pelajaran hidup kita. Bukankah hidup akan semakin berarti bila mencoba memperbaiki kesalahan masa lalu sehingga saat ini kita bisa menjadi pribadi yang JAUH LEBIH BAIK dari masa lalu. Insyaallah..
Dan..masa depan??

Masa depan itu masih rahasia, tak ada yang pasti dalam hidup ini. Keputusan sepenuhnya ada pada DIA. Kita hanya bisa berikhtiar dengan sungguh-sungguh dan berdoa dengan penuh keyakinan bahwa apa yang kita harapkan terkabul. Selebihnya adalah kuasa-Nya.

*mencobauntukmenyemangatidiriiniJ

READMORE - Karena hidup adalah saat ini

Saturday, October 6, 2012

Tulisan sederhanaku


Terkadang hidup tak selalu berjalan sesuai dengan keinginan kita. Itulah yang pernah aku rasakan dan aku yakin setiap manusia pasti pernah mengalaminya. Tapi..jangan buru-buru buruk sangka pada-Nya, karena ALLAH itu Maha Tau. Dia tahu yang terbaik buat hambaNya.
Coba kita review ke peristiwa lalu yang mulanya kita anggap ’bencana’, sekarang setelah semua terlalu berlalu kita bisa mengatakan ‘o..untung waktu itu…’.
See..ternyata hikmah yang terkandung di dalamnya sangat berarti bukan. Begitulah hidup, selalu ada hikmah atas apapun yang menimpa kita. Yang pasti Allah itu Maha segalanya. Jangan pernah lelah untuk meminta, jangan pernah lelah untuk berdoa, karena Allah sangat suka pada hambaNya yang selalu meminta padaNya.
 
Menonton tayangan-tayangan relegius di televisi bisa membuat kita semakin mengerti akan islam, membuat kita semakin mengenal Dia, yang telah menciptakan kita dan alam semesta ini. Bila Allah dengan kun fa yakun Nya bisa menciptakan diri kita dan semua hal di alam ini, lalu mengapa kita tak selalu mendekat padaNya dan meminta semua hal yang kita butuhkan..
 
Mm..semoga tulisan  sederhana ini bisa bermanfaat (khususnya buat diriku sendiri).
*tiba-tiba lagi pengen nulis friends^-^.  Good Night!
READMORE - Tulisan sederhanaku

Monday, September 24, 2012

Dear Dunia

Dear Dunia,..
            Aku pengen nulis…rindu sekali untuk selalu nulis, up date posting blogku. Abis emang aku tuh orangnya suka sekali corat-coret. Sempet ngirim tulisan juga ke salah satu publisher, tapi belum ada kabarnya (mudah-mudahan nanti kabarnya sesuai yang diharapkan ya…aamiinnn).
Kamu tahu???
            Kemarin aku nonton Kickandy, dan temanya…tentang anak-anak yang sejak lahir hingga puluhan tahun tak mengenal ibu kandungnya. Sedih sekali nontonnya, mataku sampe berkaca-kaca nontonnya. Nggak kebayang rasanya klo aku berada di posisi mereka. sejak lahir diasuh sama orang lain, terus baru sekitar usia 20 tahun atau 30 tahun atau bahkan 54 tahun baru tahu klo ternyata orang yang mengasuhku itu bukan orang tua kandungku. Wah…apa rasanya ya?? Tapi..itulah kisah yang diangkat oleh Kick Andy.
            Bahkan yang lebih menyedihkan lagi ada yang sampai sekarang setelah ke sana kemari mencari info tentang orangtua kandungnya belum juga bertemu dengan sosok yang membuat mereka ‘ada’ di dunia ini. Ada yang sempat bertemu, tapi…tak berapa lama berkasih-kasihan dengan sosok ibu yang melahirkan mereka, Yang Maha Kuasa memanggil sosok tersebut (sedih). Ada yang malah tak sempat bertemu sama sekali dengan ibu kandungnya, yang mereka temui hanya ‘pusara ibundanya’. Mm..seperti sinetron jadinya. Tapi ini kisah nyata!
            Menonton kisah ini, aku jadi bersyukur memiliki orangtua. Banyak anak-anak yang mendambakan sentuhan kasih sayang dari orangtua mereka. Dan aku….aku sudah memiliki itu. Thanks God.
I love you Mom, I love you Dad. Maaf bila aku terkadang suka membuat kalian sedih. Maafkan atas semua kesalahanku!
Bagiku my family is everything.. keluargaku adalah segalanya. Dalam keluarga aku bisa share apapun tanpa pernah takut untuk dikhianati. Kita semua tahu… cinta seorang ibu tak akan bisa digantikan oleh apapun, sampe ada kalimat “ Surga itu ada di telapak kaki IBU.”
Oya..aku jadi inget sama sinetron  KELUARGA CEMARA, yang aku inget itu sinetron diputar waktu aku duduk di kelas 2 SMA, sekitar tahun 1999 begitu. Sinetronnya bagus, ada nilai edukasinya trus juga sangat mendidik, lebih mendekati realita di sekitar kita. Tak ada kekerasan, tak ada kemewahan, ya..that’s real!!! Aku juga suka soundtracknya. Lagunya bikin terhenyuh.
Pengen denger?
Ayo, silahkan!!!
READMORE - Dear Dunia

Tuesday, September 18, 2012

Melembutkan hati

Mendengarkan lagu yang sarat makna, bisa melembutkan hati. Salah satunya lagu Mas Ebiet.G Ade yang sangat syahdu. Beberapa kali didengar dan diresapi maknanya bisa membuat kita merenung beberapa saat. Merenung hakikat keberadaan kita di dunia ini.



READMORE - Melembutkan hati

Friday, September 14, 2012

Sepenggal kisah dariku


Kian hari umurku di dunia kian bertambah, tapi sesungguhnya jatah usiaku kian  berkurang. Banyak hikmah yang aku dapat dalam perjalanan hidupku, entah itu berupa tawa atau airmata. Tak hanya itu, berbagai kisah orang-orang di sekelilingku juga cukup memberikan hikmah bagiku.
Orang-orang hebat pasti punya cerita sendiri. Mereka membaginya dengan harapan semua pendengarnya bisa mengambil hikmah positip dari kisah mereka. Salah satunya seperti kisah seorang bapak yang memulai karir sebagai officeboy di sebuah bank swasta yang cukup terkenal di negeri ini. Si bapak (sorry, aku lupa namanya, yang pasti beliau asli Kediri) membagi cerita hidupnya pada sebuah acara yang sungguh menjadi favoritku (semoga sobat semua juga ya), yaitu chatting with YM di anteve.
            Kisah sukses Bapak yang akhirnya menduduki posisi sebagai vice president di bank yang cukup bergengsi di negeri ini sangat menyentuh hati. Dari kerasnya perjuangan hidup yang ia jalani, ia sendiri dapat mengambil kesimpulan atas kejadian ‘istimewa’ yang dialaminya. Aku masih ingat sekali kalimat yang beliau ucapkan.

            Menurutnya
1.      Bila kelak aku menjadi orang sukses, aku akan dekat dengan orang kecil. Karena dekat dengan orang kecil membuatku menjadi besar. Beliau ingat sekali saat ia terjerembab ke sebuh parit akibat uang hasil jualan sandalnya dipalaki oleh orang-orang yang tak bertanggungjawab, hanya ‘orang kecil’ yang menolongnya. Ibu-ibu tukang sayur yang memapahnya keluar dari parit. Tak ada ‘orang besar’ yang sudi menolongnya kala itu.

2.      Kala itu ada sebuah kaki yang dengan sengaja menginjaknya. Bukannya ingin menolongnya dirinya yang saat itu tertatih-tatih bangun dari jatuhnya. Beliau selalu merekam sebuah kaki yang berbalut sepatuh mewah yang menginjaknya. Ya...katanya kelak klo aku jadi ‘orang besar’ aku akan gunakan kakiku untuk menolong orang kecil bukan malah menginjak mereka.

Aku yang menonton acara itu sangat terharu dengan perkataan beliau, apalagi beliau bercerita dengan mata berkaca-kaca. Aku mendengarnya saja terharu, apalagi beliau yang mengalami langsung kejadian ‘istimewa’ tersebut.
            Walhasil saat beliau menjadi orang sukses kini beliau menjadi perintis sedekah untuk para dhuafa. Subhanallah…aku sangat terharu dengan kisah ini. Sungguh jarang orang yang mampu bersikap seperti beliau. Kebanyakan yang ada sekarang, saat kesuksesan menjadi milik seseorang, mereka seperti kacang lupa kulitnya (esp. buat mereka yang pada awalnya memang dari golongan ekonomi lemah, saat berada di puncak mereka seakan lupa). Kesuksesan itu menjadi alat bagi dirinya untuk berlaku angkuh, dan jujur…hal ini beberapa kali kutemui di lingkungan terdekatku, bahkan dari keluarga besarku (Maaf, bukan maksud untuk menjelekan mereka, aku hanya berusaha mengungkapkan realita yang ada di sekitarku).
            Aku pikir…semua orang yang mengalami perubahan drastis dalam hidup mereka rata-rata pasti angkuh, seakan lupa diri. Meski demikian, realitanya….masih ada orang-orang yang berhati mulia seperti bapak yang aku ceritakan kisahnya di atas. Aku yakin Allah pasti akan selalu ridho pada orang-orang seperti beliau. Sebuah kalimat yang diucapkan oleh beliau yang selalu berdengung di telingaku, “Kita akan menjadi orang besar bila kita berdekatan dengan orang-orang kecil”. Benar sekali memang. Bukankah dengan bersedekah kepada mereka, Allah pasti akan menggantinyaJ. Buktinya kisah beliau. Sampe sekarang kehidupannya sangat mapan, meski beliau telah pension.  Dan tak sampai disitu kebaikan yang beliau tabur. Saat ini beliau juga dengan ikhlas mengajak anak-anak malang, bahkan (maaf) ada yang cacat mental, untuk tinggal satu atap dengan beliau. Mm…pantas saja Allah memberkahi keluarga beliauJ
Semoga kisah singkat ini bisa menginspirasi kita semua (termasuk aku sendiriJ). Maafkan bila ada kata atau kalimat yang kurang berkenan. Maklum, aku manusia yang penuh dengan khilaf.
READMORE - Sepenggal kisah dariku

Thursday, September 13, 2012

Laguku


Aku jatuh cinta sekali sama lagu ini. Penyanyi favoritku, Maherzain. Tapi sekali ini dia duet sama Irfan Makki. Lagunya itu asyik sekali. Pake dua bahasa, satu bahasa inggris trus satunya klo menurutku bahasa India.

Bukan hanya itu musiknya itu enjoy banget. Lagunya relegius tapi bawaannya pengen nge-dance;)

Jujur…aku suka sekali sama lagu ini. Berulangkali aku dengerinnya tapi sama sekali nggak bosen.

Penasaran??

Ayo kita denger sama-sama….



READMORE - Laguku

Saturday, September 8, 2012

Mendadak pengen posting


Klo inspirasi sudah datang, rasanya bila tak disegerakan hati jadi tak nyaman. Ingin sekali mencurahkan isi hati ini melalui blog pribadiku ini. Sekedar sharing, berbagi inspirasi. Karena berbagi itu indah. Hidup kita berasa akan berharga bila kita bisa berbagi. Meski hanya satu dua kalimat, at least sudah sharing ya.

Malam ini terharu sekali sama lagu Mas opick. Coba dengerinnya pake hati! Airmata bisa keluar dengan sendirinya friends. Bukan maksudku untuk membuatmu menangis:), tapi…pesan tersirat dari lagu ini luar biasa. Semoga bisa mencerahkan!



READMORE - Mendadak pengen posting

Tuesday, August 7, 2012

Semua karena Allah

Semua karena Allah, semua untuk Allah...apa artinya kita manusia tanpa ridhoMu Allah...
Semua karena Allah, semua untuk Allah...apa artinya kita manusia tanpa ridhoMu Allah..

*lagi suka sama lagu ini friends...

READMORE - Semua karena Allah

Wednesday, August 1, 2012

Hanya Berbagi

Belakangan aku suka berulang-ulang denger lagu ini. Dengerinnya buat hati jadi tenang. Semoga teman-teman juga. Ayo kita denger sama-sama....

READMORE - Hanya Berbagi

Thursday, April 28, 2011

Ternyata tak segampang yang dipikir

Mungkin ketika kita belajar, apapun itu,  secara teori segalanya terlihat  gampang. Namun, ketika tiba waktunya praktek…wuih, ternyata..it’s not easy man!!
Main basket misalnya. Dulu waktu SMP, tepatnya  pada mata pelajaran penjaskes (hayo..masih ingatkah dengan singkatan ini? Sssst…jawab ya di kolom komentarnya bila ‘iya’ :). Kelihatannya dribble itu mudah, trus masukin itu bola ke ring juga mudah, tapi..tunggu dulu! Pas olahraga, prakteknya wow..ternyata susah juga untuk jaga itu bola dari lawan hingga akhirnya sukses masuk ke ring.


Contoh laennya, main gitar. Melihat pengamen jalanan dan musisi kondang yang asyik menikmati permainan gitarnya, aku pernah belajar mainin ini alat musik, tapi..ternyata tak gampang juga genjrang, genjreng hingga menghasilkan suara yang merdu seirama dengan lagu yang dinyanyikan. Feelingnya harus pas begituJ

Atau belajar nyetir mobil misalnya. Pas teori, sepertinya gampang sekali. Tetapi untuk yang pertama kali megang setir..wuih, pada awalnya pasti mobil yang dikendarai bakal joget untuk beberapa waktu hingga akhirnya bisa berjalan dengan mulus. Maklum tak gak gampang menyeimbangkan gerakan kaki untuk kopling dan gas hingga start mobil meluncur sempurna. Hayo bener ato salah?

Kalau ditelaah lebih detail banyak hal dalam hidup ini yang  TERNYATA  setelah dijalani tak segampang yang kita pikir ya? Ayo, ada yang mau menambahkan?boleh…., ditunggu pendapatnya!

*gambar diambil dari google dan diedit sesuai kebutuhan
READMORE - Ternyata tak segampang yang dipikir

Monday, April 25, 2011

Ada-ada saja


Ada cerita yang sangat neginspirasi. Ceritanya begini; ada seorang keluarga yang hendak menjual rumah pribadinya. Katakanlah lokasinya di X. Mengingat pemilik rumah ini sangat sibuk dan tak mungkin mengontrol rumah yang dijualnya secara rutin maka diputuskanlah untuk menjual rumah tersebut tanpa menggunakan jasa perantara ataupun mengiklankannya melalui biro periklanan melainkan hanya menulis sebuah tulisan sederhana yang bertuliskan:


Tulisan ini ditempel dari dalam rumah tepatnya dari belakang kaca rumah pak M. Tindakan ini dilakukan dengan harapan kertas yang ditempel ini permanen karena ditempel dari balik dalam kaca rumah pak M.  Ide yang sederhana tetapi lumayan cerdas juga, bukan?
Setelah beberapa waktu lamanya lumayan banyak juga yang menelepon pak M untuk membeli rumah tersebut. Penawaran yang datang sangat beragam, namun pada dasarnya semua calon pembeli ingin mendapatkan kesepakatan harga yang menurut mereka memang ‘layak’.
Hal yang masuk akal memang, tetapi ada juga lucunya, ada pihak-pihak yang memang ‘cerdik’ memanfaatkan peluang pasar ditengah sulitnya mencari sumber penghidupan yang layak pada saat ini, beberapa pihak malah dengan sengaja memanfaatkan iklan sederhana ini. Berikut beberapa petikan dialog antara pak M dengan ‘pihak’ tersebut (kita misalkan saja Y):
Y            : Assalamu’alaikum
Pak M   : Wa’alaikumsalam
 Y           : Maaf Pak, mau nanya ini bener yang punya rumah yang lokasinya di x?
Pak M   : Oh..iya betul. Ada yang bisa dibantu, Pak?
Y            : Iya pak, kalo boleh tau harganya berapa?
Pak M   : O..kita jual 200 juta, Pak?
Y            : Gak bisa kurang, Pak?
Pak M   : Harganya pas , Pak
           : Itu luasnya berapa, Pak?rumah pribadi ya, Pak?
Pak M   :  xxx M2 . Iya itu rumah pribadi sudah serifikat
Y             : Rumah Bapak dimana?
Pak M   : Sekitar daerah z
Y             : Kita boleh maen ke sana, Pak?
Pak M    : O..ya, ya boleh
Setelah meminta alamat detail dari pak M, akhirnya pembicaraan ditutup.
Telepon dengan pertanyaan serupa seringkali terjadi hingga ada yang dengan sengaja mendatangi rumah pribadi pak M yang bertempat di daerah z dan cerita punya cerita, ternyata Y  sesungguhnya ingin menjadi broker untuk rumah yang sedang dijual oleh Pak M.
Y          : Iya, Pak. Jadi begini, Bapak kan mau jual 200 juta, jadi sudah saya tawarkan 250 juta. Bapak silahkan ambil 200 juta, sisanya untuk saya
Pak M   : *Ekspresi kaget
Mendengar ucapan Y, tentu saja pak M menolak. Mengapa?alasannya simple, baginya melakukan hal itu tentu saja merugikan pembeli dan dirinya selaku penjual. Ini terkait dengan ‘keterbukaan’ antara dirinya dengan pembeli. Pembeli bisa jadi  tak tahu bahwa sebenarnya harga rumah tersebut sebesar 200 juta, dan dirinya mungkin saja telah dimintai Y keuntungan sebesar  katakanlah x rupiah. Jadi di sini Y bisa jadi mendapat 2 keuntungan sekaligus, yaitu  dari pak M dan dari pembeli. Jelas di sini pihak pembeli dan pak M menjadi pihak yang dirugikan, kecuali sebelumnya memang Y telah diutus oleh pak M sebagai broker,kesepakatannya  sudah jelas.
Makanya pak M sangat tak ingin menjual rumahnya melalui perantara. Beliau ingin menjualnya langsung kepada pembeli sehingga ‘keterbukaan’ antara pak M dan pembeli jelas terlihat, semuanya clear.
Ada lagi hal yang lucu, begini dialognya…
X             :  Mau nanya pak, ini bener nomor telepon  rumah yang mau dijual itu?
Pak M    : Iya bener, ada yang bisa dibantu, Pak?
X            :  Begini Pak, mau nanya lokasi rumahnya dimana?
Pak M   : Loh??? Maaf,  Bapak dapet telepon rumah ini darimana?
          : Eh, anu.. saudara saya yang kasih tau pak
Pak M : Mm…lain kali Pak, kalo mau beli rumah ya dilihat dululah lokasi rumahnya kalo sreg baru bapak hubungi yang punya
Ah..ada-ada saja ya orang di dunia ini sukanya aneh-aneh. Yang satu pengen minta komisi, padahal jelas-jelas pak M menjual rumahnya tanpa perantara, yang satu malah menelpon pak M tanpa pernah tau dimana lokasi rumah yang akan dia beli.
Ilustrasi di atas mungkin hanya satu dari sekian banyak tingkah orang yang suka ‘nyeleneh’, pengennya mungkin memanfaatkan kesempatan yang ada tapi justru tanpa disadarinya malah merugikan pihak lain dan terkesan konyol.
Agak aneh ya??
READMORE - Ada-ada saja

Monday, April 18, 2011

Menjadi orang sukses

Apalah artinya kita menjalani hidup apabila tidak memiliki tujuan yang  jelas karena semua itu tidak ada gunanya. Sebab hidup tanpa tujuan bagaikan sebuah pohon yang dihembus angin. Kemana angin berhembus ke situlah daun-daunnya melambai. Apabila hembusan angin sangat kencang maka dapat dengan mudah kekuatan pohon terkalahkan sehingga roboh. Begitulah gambaran hidup manusia di era yang serba tak terkontrol ini apabila tidak memiliki tujuan yang jelas.

Sebagai seorang muslim yang beriman kepada Allah swt dan rasul-Nya, tentu memandang hidup sekedar tempat bersinggah sesaat. Sebab masih ada perjalanan yang lebih panjang yang menghadang di hadapannya. Dunia ini adalah alam yang berada pada urutan kedua dalam perjalanan manusia, setelah sebelumnya hidup di alam rahim, selama kurang lebih Sembilan bulan. Dunia yang sekarang kita tempati ini, paling lama seratus tahun akan kita tempuh. Tapi ukuran ini tidak baku, sebab kapan saja dan dimana saja, Allah swt akan berkenan memindahkan kita ke  alam berikutnya yaitu alam kubur.

Bisa saja seorang baru sekali menghirup udara dunia ini, lalu Allah swt langsung memanggilnya. Ada juga yang  sudah tua , tapi tidak sedikit yang masih muda, sehat wal’ afiat,punya karir bagus, kaya terhormat dan sedang jaya-jayanya, namun ketentuan Allah swt tidak bisa ditolak oleh manusia manapun. Kapan saja Allah mau, dicabutlah nyawa kita, dengan sebab tertentu ataupun tanpa sebab tertentu. Segala macam daya dan upaya yang kita lakukan, tidak akan mampu menolak apa yang telah Allah tetapkan.

Setelah melewati alam dunia ini, semua manusia akan mengalami banyak alam lainnya. Pilihannya ada dua, mendapatkan kenikmatan atau kesengsaraan. Tapi memilihnya harus sejak sekarang ini, bukan pada saat kita sudah di alam lain nanti. Sebab alam dunia sekarang ini memang telah ditetapkan oleh Allah untuk dijadikan penentu pada tempat-tempat selanjutnya.

Agar hidup kita semakin terarah dan mencapai tujuan maka patut kiranya kita menyelami tentang perkataan Imam Ghazali, dimana beliau membagi kehidupan terdapat empat golongan yaitu :
Pertama, seorang hamba yang menuai sukses dunia dan akhirat
Kedua, seorang hamba yang menuai sukses di akhirat saja
Ketiga, seorang hamba yang  menuai sukses sekedar hanya di dunia
Keempat, seorang hamba yang tidak sukses dunia dan akhirat (orang yang hidupnya nestapa dunia dan akhirat)

Dari empat golongan tersebut, kita sendirilah yang dapat menentukannya apakah kita menjatuhkan pada pilihan pertama, kedua dan seterusnya. Hal ini akan didukung oleh kesadaran dan pengetahuan yang kita miliki. Seorang hamba bisa meraih kesuksesan di dunia dan akhirat sekaligus. Ialah orang yang menyadari kehidupan ini layaknya sandiwara yang penuh dengan senda gurau dan permainan. Allah swt berfirman:
“Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampong akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?”. (QS. Al-An’am:32)

Maka seorang muslim tidak boleh terperdaya oleh kehidupan dunia yang bersifat sementara. Sangat penting bagi kita mempertimbangkan kepentingan akhirat dalam setiap aktivitasnya. Allah berfirman:
“Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air hujan yang kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, diantaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai pula perhiasannya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba datanglah kepadanya azab kami di waktu malam atau siang, lalu kami jadikan tanam-tanamannya laksana tanam-tanaman yang sudah di sabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan Kami kepada orang-orang berfikir”. (QS. Yunus:24)



                                                                        Diambil dari buku:
                                                                        Doa dan amalan Orang Sukses
                                                                        Karya Muhammad Syafii Masykur


Jadi sobat pilih yang mana?golongan pertamakah?keduakah?atau ketiga dan keempatkah?
READMORE - Menjadi orang sukses

Monday, April 11, 2011

Kesulitan dan kelapangan


           Kesulitan dan kelapangan adalah dua sisi yang selalu diujikan oleh-Nya pada setiap dari kita sebagai makhluk ciptaan-Nya. ‘Kesulitan’ ini fenomenanya selalu membuat hamba-Nya dekat pada kebaikan. Maklum, ketika mendapat kesulitan, tiap hamba-Nya selalu berdoa kepada-Nya, memohon agar kemudahan-kemudahan selalui menyertainya. Maka tak salah bila di salah satu ceramah agama yang pernah aku dengar dikatakan bahwa “Banyak orang yang sukses ketika diuji dengan kemiskinan (padanan untuk kesulitan) namun gagal berantakan ketika diuji dengan kekayaan (padanan untuk kelapangan)”. Benarkah?wallahu’alam
                Namun, kutipan ayat alqur’an dalam surat Al-Ma’aarij:19-28,  berikut mungkin bisa memberi pandangan sendiri buat sobat (maaf, bukan berarti aku ini maha tau, aku pun masih belajarJ):
19. Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir
20. apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah
21. dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir
22. kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat
23. yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya
24. dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu
25. bagi orang (miskin)yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak  mau meminta)
26. dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan
27. dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya
28. karena sesungguhnya azab Tuhan mereka tidak dapat orang merasa aman dari kedatangannya
                Semoga bermanfaat bagi kita semua.
READMORE - Kesulitan dan kelapangan

Thursday, March 31, 2011

Perlunya kejelasan

Dalam melakukan aktivitas apapun kita perlu melakukannya secara sempurna. Kejelasan juga sangat diutamakan. Contohnya, ketika ada perusahaan yang tertarik dengan jasa atau produk kita, baiknya kita jelaskan secara lugas produk dan jasa kita  ini sehingga pembeli tidak merasa tertipu atau kecewa di belakang karena informasi yang tak jelas.
Sebagai contoh, ketika kita membuka usaha pendidikan sejenis kursus. Akan lebih baik bila semua calon  siswa diberi kalender belajar agar mereka mengetahui dengan detail berapa lama kursus akan berlangsung, materi apa saja yang akan mereka terima sehingga mereka juga dapat mereka-reka dan memutuskan apakah jasa yang kita tawarkan sepadan dengan ‘pengorbanan’ sebagai kompensasinya.
Bila dari awal telah jelas begini. Tentu menyenangkan, pemilik usaha merasa senang, peminat jasa kita juga senang. Istilahnya win-win solution. Menyenangkan kedua belah pihak bukan?Tanpa ada salah satu pihak yang merasa dirugikan.
Dalam melakukan transaksi jual beli juga demikian. Ikatan perjanjian keduanya harus terang. Bahkan ada saksinya, lalu ditandatangani sebagai pengesahan di atas segel. Secara hukum surat ini ‘punya kekuatan’, maksudnya dapat dijadikan sebagai ‘bukti’ bila di kemudian hari terjadi perselisihan di antara kedua belah pihak yang terlibat di dalamnya.  
Kalau sudah begini keduanya pasti merasa plong. Tak ada lagi istilah beli kucing dalam karung. Bagaimana, apa sobat ada tambahan pendapat?boleh dishare di sini!:)
READMORE - Perlunya kejelasan