Showing posts with label ceritaku. Show all posts
Showing posts with label ceritaku. Show all posts

Tuesday, November 13, 2012

Aku menulis bukan untuk mengejar komen


Setelah lama tak meng up date posting di blogku, aku telah kehilangan sahabat blogger yang biasa berkomentar di setiap postingku. Agak aneh mulanya, tapi…aku sadar itu konsekuensi yang harus kuterima karena lama absen dari dunia blogging. *_^

Bagi teman bloggerku yang berkunjung ke blogku atau membaca posting-postingku yang ‘sepi komentar’, pasti agak heran.

Kok??

Aku yakin mungkin di benak mereka ada yang bertanya-tanya, kok aku tetap meng up date posting di blogku meski tak ada komentar yang masuk. (Hayo, ngaku…hehehe)

Simple sekali ^_^

Alasannya….

Karena aku menulis bukan untuk mengejar komentar, atau kunjungan. Bagiku menulis adalah pekerjaan hati. Aku melakukannya karena aku menyukainya, tak perduli apakah ada umpan balik atau tidak, tak perduli apakah ada yang menanggapinya atau tidak. Bagiku…dengan menulis aku ada.

Sampai kapan aku akan terus melakukannya..?

Biar waktu yang akan menjawabnya ^-^. Yang pasti aku merasa bahagia berbagi melalui tulisanku, meski sederhana dan pendek aku harap semua yang berkunjung dan membacanya dapat terinspirasi.
READMORE - Aku menulis bukan untuk mengejar komen

Sunday, November 11, 2012

Goresan menjelang tidurku


Mata ini ngantuk, tapi tangan dan hati sepertinya bekerjasama memintaku untuk menulis. Banyak hal yang ingin ku bagi, setelah beberapa waktu tak meng up date blogku, tapi jujur..aku jadi bingung harus nulis yang mana. Maklum..banyak sekali cerita hidup yang aku alami. Berhubung suasana di kamarku dingin, habis hujan plus lagu mellow dari radioku, jadi pengen cerita yang agak melow.

Ok. Aku mulai ya..

Akhir tahun ini banyak sekali kejutan yang kualami. Akhirnya aku dapat menangkap hikmah atas kejadian ‘pahit’ yang aku alami. Dalam pikiranku, Allah ingin aku lebih tegar atas semua peristiwa-peristiwa tersebut.  Makanya Dia menghadirkan kejadian-kejadian tak menyenangkan itu. Sekarang aku bisa tersenyum lagi, meski awalnya aku bersedih.

Makanya sobat, jangan pernah berhenti belajar dalam menjalani hidup ini. Sekali kita berhenti belajar, sama saja dengan mencoba berhenti hidup. Karena hidup ini penuh dengan pembelajaran.

Allah ingin kita selalu kreatif dalam hidup, makanya DIA selalu menghadirkan masalah-masalah dalam hidup kita. Dengan kreatif berpikir, secara tak sadar kita sedang ‘tumbuh’,  mengembangkan diri kita.
READMORE - Goresan menjelang tidurku

Saturday, September 8, 2012

Mendadak pengen posting


Klo inspirasi sudah datang, rasanya bila tak disegerakan hati jadi tak nyaman. Ingin sekali mencurahkan isi hati ini melalui blog pribadiku ini. Sekedar sharing, berbagi inspirasi. Karena berbagi itu indah. Hidup kita berasa akan berharga bila kita bisa berbagi. Meski hanya satu dua kalimat, at least sudah sharing ya.

Malam ini terharu sekali sama lagu Mas opick. Coba dengerinnya pake hati! Airmata bisa keluar dengan sendirinya friends. Bukan maksudku untuk membuatmu menangis:), tapi…pesan tersirat dari lagu ini luar biasa. Semoga bisa mencerahkan!



READMORE - Mendadak pengen posting

Monday, March 14, 2011

Aku tak sendiri

Aku masih duduk di sini, menunggu tangan-tangan pemurah yang ingin bersahabat denganku. Tempat yang begitu ramai terasa menghimpit diriku. Susana pasar yang ramai, seakan tak memberikan tempat padaku. Aku hanya terduduk, terdiam dengan perasaan yang aku sendiri tak tahu bagaimana rasanya.

Diantara lalu-lalang keramaian  pasar ini, ada seorang adik kecil menghampiri diriku. Diletakkannya kepingan uang logam pada kaleng tuaku. Ya..kaleng yang selalu menemaniku melewati hari-hariku hampir separuh usiaku di bumi ini.

“ting”, terdengar suara tabrakan logam dari si adik dan kaleng tuaku.

“ahh…hanya sebuah”, aku hanya berucap di dalam hatiku.

Mataku nanar menatap suasana hidup pagi hari ini. Kaki-kaki yang terus menjamah setiap tempat di sekelilingku seakan tetap tak perduli dengan pakaian biru lusuh yang kukenakan. Aku terus memandangi semuanya.

“ting..ting..ting..”, beberapa logam mulai antri memasuki kaleng tuaku.

Ada rasa bahagia..sedikit harapan bahwa hari ini apa yang kudapat bisa membuatku sedikit nyenyak nanti malam.

Kupandangi kedua tanganku yang tak sempurna. Sepuluh  jari yang diberikan-Nya, telah diambil paksa akibat kecelakaan dahsyat yang secara total mengubah penampilanku.

“aku..tak ingin seperti ini”, ucapku dalam hati. “Aku ingin memilki kembali sepuluh jari itu…!!!”, aku nyaris berteriak ketika memandangi raga tak sempurna ini.

“Pak..”, sebuah suara halus terdengar samar di telingaku.

“ini…”, wanita muda itu memberiku sebungkus nasi dan beberapa lembar uang kertas berpindah ke kalengku.

Aku tersenyum, seakan ingin mengatakan terima kasih.

“Ahh.., ternyata aku salah. Masih ada tempat buatku di pasar yang seluas ini. Masih ada beberapa pasang  mata yang mengintai keberadaanku. Masih ada tangan-tangan bersahaja yang mengulurkannya kepadaku.”

“aku tak sendiri”, ucapku beriringaan  dengan keluarnya  butiran jernih dari kedua sudut bola penglihatanku.

Senyum itu akhirnya melebar, melengkapi rasa bahagiaku. Meski kalengku hanya berisi beberapa lembar dan logam saja, namun itu sudah cukup. Apalagi, tadi ditambah dengan sebungkus nasi yang cukup untuk mengganjal perutku.

“aku tak sendiri”, kembali aku berucap dengan senyum di wajahku.
READMORE - Aku tak sendiri