Showing posts with label hidup dan aktivitas. Show all posts
Showing posts with label hidup dan aktivitas. Show all posts

Thursday, February 17, 2011

Hidup itu


Hidup dan kreativitas itu dua hal yang perlu sekali dilakukan agar  hidup tak monoton. Jangan sampai hari demi hari dilewati dengan kegiatan yang itu-itu saja. Bosan jadinya. Memang, bagi  yang kerja full time aga kesulitan juga membagi waktu. Tapi, kalau kita mau pasti bisa. Kesimpulannya, semua ada pada diri kita :).
Kehidupan yang serba penat, membutuhkan energi yang luar biasa. Tepatnya menguras semua potensi yang kita miliki, dimulai dari tenaga, pikiran, waktu. Namanya juga hidup pasti kegiatan aktif selalu dilakoni, jangan mengeluh!
Kalau tak ada aktivitas, pusing juga harus melalui menit-menit dalam satu hari. Berasa sekali satu hari itu lamanya minta ampun, masalahnya tiap hari cuma nungguin jam berlalu. Apa enaknya??Malah membuat badan dan pikiran yang sehat jadi sakit :).
Ketika kegiatan harian dari kerjaan menumpuk. Aktivitas yang sangat menyita waktu menyapa, ya...nikmatin saja. Enjoy!!! Nanti, kalau sudah waktunya pensiun, kan lega,  sebab banyak aktivitas semasa muda dulu yang telah ditorehkan. Makanya ketika raga mulai merapuh, senja menghampiri (eits..ini seandainya kita bisa sampai pada masa tua, usia itu kan rahasia-Nya), diri kita bisa lebih menikmati waktu tersisa dengan hal-hal yang tak kalah positipnya ketika muda dahulu. Tetapi, karena waktu muda dulu telah optimal beraktivitas dan berbuat terbaik dalam hidup, insyaallah tak akan ada penyesalan ketika masa tua menjemput.
Masih beruntung bila sampai sekarang kita masih diizinkan menghirup udara di dunia ini. Secara tersirat, Sang Pencipta masih menginginkan kita memperbaiki diri, berkreasi pada hal-hal yang positip, dan lebih mempersiapkan diri sehingga bilamana kontrak selesai, kita bisa meninggalkan dunia ini sambil tersenyum
Ada kalimat yang cukup menyentuh yang pernah aku dengar. Kalimatnya begini lebih kurang (mohon dimaafkan bila tak sama persis dengan original textnya);  ketika aku lahir ke dunia, orang-orang tertawa sedang aku menangis. Maka, sebaliknya ketika aku meninggalkan dunia, biarlah orang-orang menangisi kepergianku, sementara aku tersenyum menghadap-Nya.
Kalimat yang patut untuk menjadi renungan bersama. Semoga kita semua bisa menjadi “sosok yang seperti itu”. Dengan kata lain, keadaan itu harus disiapkan sedari nafas kita masih di kerongkongan. Kita ingin dikenang sebagai apa?
Semua pilihan harus ditentukan sejak saat ini. Jangan sampai penyesalan datang terlambat. Ketika tak banyak atau bahkan tak ada lagi perbuatan yang mampu kita wujudkan. Hidup hanya satu kali. Masa muda hanya satu kali. Masa tua....?Tak ada yang menjamin bila semua bisa sampai pada masa itu. Usia itu misteri. Tak ada yang tahu selain-Nya.
Jadi...kesimpulannya??
Simpulkan sendiri, ok! ^_^

READMORE - Hidup itu