Thursday, October 22, 2015

Loper rajutan

Selalu saja ada ide-ide baru yang mampir. Sepertinya otak dan tangan ini terus bekerjasama hingga menghasilkan kreasi rajutan ini. Loper rajutan, dibuat eksklusif dari benang katun.

Sederhana, tapi aku suka.

READMORE - Loper rajutan

Monday, October 19, 2015

Ada model baru loh

Rajutan itu memang membuat kreativitas si pengrajin semakin terasah. Bayangkan saja meski bahan dasar dan nama kerajinan tangannya sama, tapi modelnya berbeda. Contohnya tempat tisu ini.

Bila berminat bisa kok di kontak witri.apriliani@gmail.com

READMORE - Ada model baru loh

Sunday, October 18, 2015

Kursus merajut

Kepikiran juga untuk membuka kursus merajut. Buat sahabat yang berminat bs kontak di imelku witri.apriliani@gmail.com

READMORE - Kursus merajut

Friday, October 16, 2015

Edisi review

Sudah terlalu lama ninggalin blog ini. Eh, malem ini jd blogwalking lg sm blog ini. Kangen,rindu... jd surprise jg sm tulisan sendiri.

Huft..ternyata aku bisa yak nulis beginian. Sampe bwt blog segala,hehe. I love my blog. My writing in this blog inspire me again and again. The writing pump me up to be the best in my life.

*sendu,,, dkamar yg pnuh dg kreasi rajutan yg blm spnuhny rampung*

READMORE - Edisi review

Tuesday, October 13, 2015

Tau gak sih ternyata

Tau gak sih ternyata, bukan cuma kita loh yang butuh baju. Tisu juga butuh loh.

Penasaran??

Coba liat tisu ini


Akan lebih cantik bila di dandanin begini
Klo dari belakang begini penampakannya 
Nih, ada bbrp pilihan warna dan model loh
Klo berminat bs kontak di witri.apriliani@gmail.com

READMORE - Tau gak sih ternyata

Friday, March 28, 2014

?????

Bingung..., mau nulis apa???

tapi...jadi pengen cerita awal mula buat blog ini. Awalnya sih cuma buat pelampiasan atas apa yang aku rasa. Banyak kejadian dalam hidupku yang jujur aku juga gak mengerti, kenapa semua itu menimpaku. Aku seolah dihadapkan pada situasi yang bertolak belakang dari yang kuharapkan. Sedih, kecewa, pasti!!! tapi...mau bagaimana lagi, aku kan hanya manusia...manusia itu kan makhluk yang lemah. Setiap detik apapun bisa terjadi pada manusia, entah itu hal menyenangkan atau menyedihkan. Seperti itulah yang menghampiri hidupku.

Nah...akhirnya jadilah nama blogku ini, Inilah hidup. Yah...inilah hidup. Melalui kisah dalam hidupku, aku jadi mengerti hidup yang sesungguhnya. Jadi, ku pikir tak ada yang salah dari kata inilah hidup :)

Ternyata, belajar dari SD hingga perguruan tinggi tak cukup membekaliku dalam menjalani hidup. Justru bekal yang sesungguhnya aku dapatkan setelah 'menjalani hidup yang sesungguhnya'.

Lalu bila ada yang bertanya, apakah aku meyesal telah menghadapi itu semua? honestly, sama sekali tidak. Justru aku sangat bersyukur. Mungkin 'kulitnya" terkesan jelek, tapi setelah dibuka dan diresapi satu per satu aku jadi lebih bijaksana. Banyak hikmah yang aku petik dari semua peristiwa yang menghampiriku ini.
READMORE - ?????

Thursday, January 9, 2014

Ternyata

Ternyata untuk memulai suatu usaha itu tak perlu modal yang cukup besar. Dengan modal Rp 500.000, bisa juga memulai suatu usaha. Penasaran?? mungkin cerita di bawah ini bisa menjadi inspirasi (termasuk buatku juga ;)

 

Untuk memulai sebuah usaha, memang diperlukan berbagai macam ide kreatif, bukan hanya sebatas modal dan tenaga kerja yang banyak. Hal ini yang dipahami M Riza Rikiansyah, salah satu pendiri Nasi Liwet Instan Pandanwangi.

 

Bisnis pria asal Cianjur ini awalnya karena melihat potensi produksi beras yang melimpah serta kebiasaan 'ngeliwet' di daerah kelahirannya.

 

Kemudian, pada sekitar bulan Agustus 2013, dia memiliki ide mengemas nasi liwet ke dalam bentuk yang lebih praktis, tahan lama dan bisa dibawa kemana-mana.

 

"Kalau ngeliwet ini kan biasanya ribet karena harus banyak bumbu dan rempah yang harus disiapkan. Kita ingin membawa budaya makan liwet ini yang awalnya dari desa ke kota. Ini menjadi solusi bagi masyarakat yang tinggal diperkotaan atau diluar negeri yang bikin nasi liwet tetapi bingung membuatnya," ujarnya seperti dilansir Liputan6.com.

 

Riza menjelaskan, dalam kemasan atau box nasi liwet produksinya ini, berisi beras, minyak goreng, bumbu rempah-rempah, serta lauk sesuai dengan varian rasa.

 

Semua itu masih dalam keadaan mentah, namun hanya butuh satu kali proses memasak hingga dapat tersaji. Varian rasanya sendiri terdiri dari lima macam yaitu original, teri, cumi, jengkol dan ikan jambal dengan harga Rp 20 ribu per box.

 

Riza menceritakan, modal awal untuk membangun usaha ini sekitar Rp 500 ribu. Namun dari usahanya tersebut dia sudah dapat meraup omzet sebesar Rp 20 juta-Rp 30 juta per bulan.

 

Dalam sehari dia mampu memproduksi 500 box nasi liwet dengan jumlah karyawan saat ini sebanyak 5 orang.

 

Untuk bahan baku, setiap hari Riza membutuhkan paling tidak 200 kilogram (kg) beras, 15 kg bawang merah, 20 kg sereh, 15 kg bawang putih, serta 10 liter minyak goreng.

 

"Bahan baku seperti beras pandan wangi itu dari Cianjur sendiri, itu kita order ke pabrik beras yang ada di sana. Kalau bahan baku lainnya kita beli di pasar," ujar pria kelahiran 2 Juli 1990 ini.

 

Ketika awal menjual, Riza mengaku harus menawarkan produknya ini ke toko oleh-oleh di sekitar Cianjur. Namun kini dia lebih fokus menjual melalui pameran dan pemesanan via online karena semakin lama justru lebih banyak pemesanan secara langsung seperti itu.

 

Produknya ini sendiri telah banyak dibawa sebagai buah tangan seperti ke Jerman, Belanda dan Jepang. Sementara pemasaran di dalam negeri, penjualan masih berkisar di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

 

"Sebenarnya ada pemintaan langsung dari kedutaaan besar Indonesia di Iran, Arab Saudi dan Jepang tetapi untuk saat masih terkendala pada perizinannya yang masih dalam proses," tutur dia.

 

Hingga saat ini, secara total Riza telah menjual sekitar 25 ribu box nasi liwet produksinya.

 

Kedepan, dia bermimpi bisnisnya ini dapat berkembang. Dengan harapan perkembangan omzet ikut memberdayakan masyarakat di kampung halamannya, terutama para ibu rumah tangga yang ikut membantu dalam proses produksi Nasi Liwet Instran Pandanwangi produksinya. (as)

 

Sumber :  http://www.ciputraentrepreneurship.com/makanan/nasi-liwet-instan-ini-sukses-melanglang-buana-hingga-ke-mancanegara

READMORE - Ternyata