Showing posts with label mata cahaya kehidupan. Show all posts
Showing posts with label mata cahaya kehidupan. Show all posts

Tuesday, February 15, 2011

Titipan

Mata itu cahaya kehidupan. Alat indra yang dititipkan oleh Sang Pencipta kepada makhluk ciptaan-Nya ini begitu berharga. Dengan mata, manusia bisa menatap dunia. Dengan mata, manusia bisa melakukan banyak hal. Dengan mata jua manusia bisa membedakan setiap cahaya yang ada di alam ini.


Bayangkan, bila kita terlahir ke dunia dengan kondisi dapat melihat, kemudian dengan izin-Nya kita kehilangan penglihatan itu! Sungguh awalnya, tentu akan sulit menerima kenyatan ini. Namun, perlahan-lahan akhirnya ikhlas itu hadir juga seiring dengan berjalannya waktu.

Disini, baru manusia mengerti artinya kehilangan. Mengerti betapa berharganya penglihatan itu. Memang benar bila ada yang mengatakan bahwa sesuatu itu akan berharga bila kita telah kehilangan. Ya., dalam setiap aspek dalam kehidupan ini memang benar jika dikatakan bahwa sesuatu itu akan benar-benar berharga bila kita telah kehilangan. Hal yang paling simple contohnya adalah penglihatan ini. Baru, manusia mengerti pentingnya keberadaan mata.

Selama ini, mungkin manusia tak menyadari bahwa mata itu adalah anugerah dari Allah, namun begitu telah kehilangan barulah sadar arti pentingnya anugerah itu.

Sedikit berbagi, melalui postingan ini saya ingin bercerita tentang kerabat saya yang kedua matanya mengalami masalah. Akibatnya, kemandirian yang beliau miliki sejak lahir terpaksa hilang. Apapun aktivitas kesehariannya selalu dibantu oleh orang terdekat. Maklum, kehilangan mata yang terjadi ketika beliau telah terbiasa dengan sepasang matanya, amat tak mudah menyesuaikan diri dengan keadaan buram ini.

Setelah didiagnosa oleh ahli mata, ternyata hanya satu mata beliau yang bisa diselamatkan. Itupun dengan prediksi fifty fifty bahwa operasi laser yang beliau jalani akan sukses. Meski, prediksi seorang dokter hanya fifty fifty, akan tetapi keluarga tetap megambil tindakan untuk tetap melaser mata beliau. Dan..alhamdulilah, dengan izin Sang Maha Kuasa, operasi berjalan sukses. Mata tersebut berhasil dikembalikan fungsinya. Betapa bersyukur kami sekeluarga saat itu.

Tetapi, sungguh menakjubkan angka untuk menyelamatkan sebelah mata melalui laser ini. Cukup fantastis!! Disinilah, kita sebagai manusia sebaiknya selalu bersyukur dan menyadari bahwa Allah telah begitu baik kepada kita. Allah telah meminjamkan kepada kita dua mata sebagai cahaya kehidupan tanpa biaya sepeserpun. Sungguh, seharusnya kita semua mensyukuri keadaan ini !

Bila dihitung-hitung secara ekonomi, baru harga satu buah mata ketika dilaser begitu fantastisnya, lalu bagimana dengan satu buah tubuh full seperti yang kita semua miliki. Bisa dibayangkan betapa berharganya pundi-pundi rupiah yang akan dikeluarkan bila salah satu bagian tubuh ini ada yang butuh perawatan khusus. Bukankah demikian??

Kemudian, bila kita kembali pada hakekat penciptaan diri kita. Apakah Allah membebankan biaya satu rupiah pada kita?tidak bukan?semuanya gratis!! Akan tetapi, Allah meminta kita untuk menyembah-Nya serta menebar kebaikan di bumi ini.  Ya, hanya meyembah-Nya. Berbuat kebaikan pada hakekatnya adalah untuk diri kita sendiri. Kebaikan yang kita lakukan adalah sebagai amal kita ketika menghadapNya kelak. Dan menyembah-Nya itu pun sudah menjadi kebutuhan kita. Bukankah hidup kita semua ada di atas kuasa-Nya? Allah tak membutuhkan apapun dari kita, akan tetapi kitalah yang selalu membutuhkan pertolongan-Nya dalam setiap sendi dalam kehidupan kita. Iya kan? Apalagi ketika diri ini dihadapkan pada kondisi tak membahagiakan, ribuan kata kita ucapkan kepada Allah dalam setiap doa kita. Bukankah ini cukup menjadi bukti bahwa kita, manusia ini lemah dan sebaliknya Allah Maha Kuasa atas segalanya, sedikitpun Allah tak membutuhkan apapun dari makhluk ciptaan-Nya.

Maka, sebelum nikmat-Nya diambil, syukurilah semuanya. Hargailah dan rawatlah apa yang dititipkan-Nya pada kita. Begitu, titipan itu diambil, kita tak akan dapat melarangnya. Dan, sekali lagi sesuatu itu akan sangat berharga bila kita telah kehilangan.

Bagaimana?ada yang mau berbagi?Yuk, silahkan, share disini:)!
 
READMORE - Titipan