Banyak media yang dapat digunakan untuk mengekspresikan apa
yang ada di diri ini. Bagi orang-orang dengan spesifikasi tertentu, mereka dapat mengekspresikan diri melalui
karya yang dapat berupa tulisan,gambar, ukiran,musik, pahatan dan beberapa bentuk ekspresi diri lainnya.
Lazimnya, ekspresi diri dalam
bentuk karya seperti disebutkan di atas disebut dengan seni. Seni memiliki “nilai”
tersendiri bagi penikmatnya. Di negeri ini, banyak orang yang memilih seni
sebagai misi hidupnya. Ada panggilan hati tersendiri yang membuat mereka
berekspresi melalui seni tersebut.
Dan berbicara mengenai ekspresi
diri, yang salah satu di antaranya adalah musik, maka pada posting kali ini
saya akan sedikit berbicara mengenai musik.
Ada kata seperti ini , music is my life. My life is music. Ya..bagi orang-orang yang suka sekali dengan musik.
Musik itu adalah bagian dalam hidupnya. Tiada hari tanpa musik pokoknya.
Musik itu universal. Tiap
individu rata-rata menyukai musik. Bahkan dari beberapa buku yang pernah saya baca
bahwa banyak calon ibu yang melakukan terapi musik klasik dengan harapan anak
yang dilahirkan kelak akan memiliki kecerdasan dan daya kreativitas yang baik.
Nah…, artinya sedari dini calon
penghuni bumi telah diperkenalkan dengan musik, mengingat banyak sekali efek
dan manfaat yang diperoleh dari mendengarkan musik. Dan, saya pribadi salah
satu orang yang memiliki hobi mendengarkan musik.
Dengan musik hidup ini jadi lebih bernuansa. Dengan musik suasana hari-hari lebih berwarna.
Oya? Sebegitu besarkah efek dari musik bagi pendengarnya?
Dalam pemikiran saya sih
begitu..dengan musik, hati yang terluka
bisa sedikit terhibur. Dengan musik suasana yang hampa dan sepi jadi lebih berirama.
Dan tak hanya itu, dengan musik pula suasana hati yang berbinar-binar bisa
terhipnotis secara tiba-tiba menjadi sendu.
Hah??Masa sih?
Iya. Kan logikanya apa yang kita
dengarkan secara tak langsung mempengaruhi diri kita. Musik itu melodinya
bermacam-macam. Kalau musiknya melo, sendu, mengharu-biru maka otomatis
pendengar musik jadi terbawa suasana ‘kemeloan’ lantunan musik yang didengar tersebut. Makanya,
mendadak bisa jadi ikut-ikutan melo jadinya. (sssstt, tapi keputusan untuk ikut terbawa suasana atau tidak sepenuhnya
ada pada pilihan pendengar ya, ini hanya logika saya
saja )
Wah..jadi seperti aura yangmenular ya?
Ya, lebih kurang begitu, hehe..
Namun, musik juga ada misinya
loh. Beberapa penyanyi ternama seperti Mas Ebiet.G.Ade, Mas Opick, Mas Iwan
Fals dan penyanyi kondang lainya sukses dengan lirik-lirik lagunya yang penuh
dengan pesan tersirat.
O..jadi bermusik juga bisa mengajak orang pada kebaikan ya, layaknya tugas mulia
yang dilakukan oleh para pendakwah pada umumnya?
Bisa jadi begitu. Hanya saja cara
“mengajaknya” itu sedikit berbeda, tak melulu seperti ceramah:)
Mengingat musik itu sangat
variatif, tiap orang pasti memiliki selera tersendiri. Benar ato bener??(lohh...:))
Hayo, sekarang apa masih ada yang
tak suka sama musik?hehe..
*gambar diambil dari google
*gambar diambil dari google