Dalam
benakku, cinta adalah kasih sayang, suatu perasaan yang lembut, tulus dan
datangnya secara tiba-tiba. Cinta adalah anugerah terindah dari Sang Pencipta
kepada insan ciptaan-Nya.
Tunggu..,
tunggu dulu! Cinta adalah anugerah terindah dari Sang Pencipta kepada insan
ciptaan-Nya.
Nah
loh, kalau Sang Pencipta saja telah menganugerahi insan ciptaan-Nya dengan rasa
cinta, sekarang pertanyaannya adalah kok manusia susah sekali untuk berbagi
cinta kepada sesamanya?Ya..silahkan renungkan sendiri jawabannya!saya yakin
semua orang punya ide yang berbeda untuk kasus ini:)
Ok,
kembali ke cinta ya! Cinta itu indah, cinta itu suci. Karena cinta maka
lahirlah individu-individu baru penerus suatu nasab. Karena cinta timbullah
rasa saling perduli kepada sesama, dan..karena cinta pula kita semua dapat
hidup di dunia yang fana ini.
Seandainya
tak ada cinta?
Bumi
ini akan gersang, tak akan ada lagi tetesan air hujan yang membuat seisi
penghuninya menjadi merekah. Manusia tak akan ada yang saling mengasihi.
Tak akan ada lagi dua individu berbeda gender yang mau berkomitmen untuk
hidup bersama, membentuk suatu keluarga mungil.
Seandainya
tak ada cinta?
Manusia
hidup bagaikan robot, yang remote controlnya adalah hawa nafsu syaetan.
Hawa nafu syaetan itu sangat menyesatkan.
Indahnya
cinta!
Seperti
lirik lagu yang dinyanyikan oleh salah satu pemenang Indonesian Idol, Joy
Tobing, yang berjudul Karena Cinta, yang salah
satu liriknya berbunyi seperti ini :
Dan bila, aku berdiri
Tegak sampai hari ini
Bukan karena kuat dan hebatku
Semua karena cinta…semua karena cinta
Tak mampu diriku dapat berdiri tegak
Terimakasih cinta…
Wow..indah
sekali ya lirik di atas, semua karena cinta.
Begitu
dahsyatnya “pengaruh cinta” ini. Ilustrasi sederhananya bila kita memiliki
kecintaan akan sesuatu maka dengan sepenuh hati kita akan melakoninya. Tak akan
paksaan dari luar, semua dilakukan dengan sungguh-sungguh, sepenuh hati.
Motivasinya dari dalam diri (internal). Atau contoh sederhana yang saat
ini saya lakukan, hobi yang baru beberapa waktu belakangan bisa tersalurkan
melalui media blog, menumpahkan apa yang ada di hati dan pikiran saya menjadi
tulisan yang bisa dibaca semua orang.
Dengan
senang hati, saya mencurahkan apapun ide yang berterbangan di kepala ini. Bagi
saya sangat membahagiakan bila ide yang masih “remang-remang” ini segera
dilahirkan. Ada kepuasan sendiri rasanya, dan..hanya saya yang bisa
merasakannya (pastinya ya:D). Plong!! Ibarat uneg-uneg yang ingin ingin segera
dimuntahkan. Ya, karena yang dapat merasakan perasaan itu hanya saya, makanya
saya ilustrasikan kepada sobat semua seperti goresan kalimat-kalimat tersebut.
(hehe..kok jadi puitis ya?)
Saya
yakin semua ide itu bukan sepenuhnya milik saya, Sang Penciptalah yang telah
menitipkannya di otak saya. Jadi tak perlu berbangga hati, semua hanya titipan.
Wah..ternyata
melakukan sesuatu dengan cinta itu sungguh mengasyikan. Tak akan ada rasa
bosan, tak ada rasa malas, tak ada rasa ‘keterpaksaan’ semua murni karena
kemauan sendiri.
Dilatarbelakangi
oleh rasa cinta, otomatis alam seakan mendukung. Selalu saja ada ‘materi‘ yang
ingin segera dimuntahkan. Sungguh semua karena kebesaran-Nya! Seperti reporter
TV atau presenter acara yang sifatnya universal, artinya untuk publikasi,
selalu saja ada kejadian yang harus diliput, selalu saja ada “berita hangat”
yang harus segera dibagi kepada masyarakat. Makanya “lapangan pekerjaan” di
bidang itu tak akan pernah kering. Akan selalu ada stasiun televisi yang
mencari wajah-wajah baru yang kompeten.
Begitulah
bila kita melakukan sesuatu dengan cinta. Never stop action. Tak akan
berhenti berbuat. Jadi menyenangkan sekali bukan, melakukan sesuatu dengan
cinta? Ok, mari melakukan apapun dalam hidup ini dengan cinta!Peace ^^